Selasa, 29 Januari 2013

PERGERAKAN KAMERA


Seringkali dalam mengambil gambar kita kurang memperhatikan pergerakan, artinya kamera terlalu banyak bergerak, tidak fokus terhadap objek tertentu, terlalu banyak getaran, sudut pengambilan gambar yang monoton, dan lain sebagainya, Sedikit tips pergerakan kamera dari saya, khususnya untuk yang mengandalkan satu kamera saja :
1.      Kamera harus fokus terhadap objek tertentu.
2.      Jangan terlalu mengikuti objek yang banyak bergerak kesana kemari, apabila objek bergerak, pause kamera dan shoot lagi dari sudut yang berbeda.
3.      Apabila terpaksa mengikuti pergerakan objek, lakukan pergerakan kamera dalam satu gerakan searah saja, lalu lakukan tips 2.
4.      Apabila banyak objek yang harus dishot, lakukan dengan cara pause and record saat berganti objek, atau lakukan dengan gerakan searah saja jangan berbalik lagi kearah yg berlawanan, karena bikin pusing yang nonton, lebih baik pause dan pilih lagi objek yang akan dishoot.
5.      Hindari tehnik zoom sebisa mungkin jika tidak menggunakan tripod, lebih baik mendekat sebisa mungkin kearah objek untuk mengurangi efek getaran.

1.      Cara memegang Kamera Video.
Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan - pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.
2.      Zoom. Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.
3.      Suara. Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.
4.      Peraturan 10 detik. Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lamadam hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu kondisi sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama.
5.      Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal) sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambar panning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara3-5 detik).
6.      Fokus, Exposure and White Balance (keseimbangan warna) . Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus - bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna. Periksa selalu exposure dan cobalah merekam pada objek yang sama dengan cara manual dan otomatis untuk memastikan kita mendapatkan gambar terbaik yang kita inginkan. Bila kita sudah memiliki banyak pengalaman, hal ini menjadi tidak perlu lagi untuk dilakukan .
7.       Tanggal dan Waktu. Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950-tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil, celakalah kita. Bila kita memiliki GPS untuk menunjukkan lokasi kita berada, selalu rekam dengan film pembacaannya dan juga rekam latar belakangnya. Tidak seperti tanda tanggal dan waktu, hal ini dapat memberikan bukti.
8.      Cutaways (gambar pengisi). Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif.
Beberapa angle berikut ini mungkin dapat menginspirasi Anda
- Dutch angle, pengambilan gambar miring. Biasanya digunakan untuk menggambarkan ketidakstabilan emosi.
- Worm angle / mata cacing, kamera persis diletakkan diatas tanah
- Crazy angle, kamera bergerak tidak beraturan
- Change focus, mengubah fokus dari satu obyek ke obyek lain dalam satu frame.
- Circle / circular track, kamera mengitari obyek
- Side shot, kamera merekam dari samping dan mengikuti obyek yang berjalan.
- Extreme top shot, kamera mengambil tepat diatas obyek (900).
- High angle, pengambilan gambar dari atas obyek.
- Eye level, pengambailan gambar sejajar dengan mata.
- Low angle, pengambilan gambar dari bawah obyek.

Ada tiga macam jenis angle Berdasarkan ketinggian kamera dari subyek yaitu :
  • Normal angle
  • High Angle
  • Low Angle
  • Bird Eye
  • Frog Eye
Normal Angle atau Eye level
Normal Angle atau Eye level. Ini adalah sudut standar atau normal. Pada sudut ini, kamera diletakkan sejajar dengan objek. Efek yang ditimbulkan dari sudut pandang ini adalah pandangan normal atau seperti kita melihat langsung ke objek dengan mata kita.
normal angle (photos by eko beswan malang) (edited by me)
High Angle
High Angle. Istilah ini dipakai ketika kita mengambil gambar dari sudut tinggi. Letak kamera lebih tinggi dari pada objek sehingga kamera menunduk kebawah. Angle ini menimbulkan efek kecil atau luas.(bila pada model, maka wajh akan tampak lebar dan kaki kecil)
contoh high angle (photo by eko beswan malang) (edited by me)
Low angle
Low angle . Istilah ini dipakai ketika kita mengamnbil gambar dari sudut rendah. Letak kamera berada dibawah objek (point of interest). Efek yang ditimbulkan dari sudut pandang ini adalah kesan besar atau raksasa. Teman-teman pasti inget kan film ultraman atau power ranger waktu kita kecil dulu ? yah… untuk mendapatkan efek membesar menjadi raksasa seringkali digunakan trik kamera ini. Juga pada gedung-gedung agar terlihat lebih megah maka biasanya sudut low angle sering jadi favorit para fotografer.
contoh low angle (photo & edit by me)
Bird Eye
Bird eye . Istilah ini dipakai ketika kita mengamnbil gambar dari sudut super tinggi dan jarak jauh. biasanya dipakai ketika ingin mendapatkan efek keramaian (keramaian di pasar misalnya) atau luas (gurun). untuk mendapatkan gambar seperti ini kita perlu berada di tempat yang tinggi (puncak gunung, bukit) atau bila dalam vidio biasa mekakai helicopter atau jimmy jeep. efek ini disebut bird eye karna gambar yang di dapat seperti penglihatan burung ketika terbang diangkasa
contoh bird eye (photo & edit by me. place : telaga anakan pulau sempu)
Frog Eye
Frog eye . Istilah ini dipakai ketika kita mengamnbil gambar dari super super rendah dan jarak dekat. biasanya dipakai ketika ingin mengesankan megah atau besar (misal ketika kita memotret bangunan tinggi dari bawah). masing inget film ultraman kan ? ya… untuk mengesankan ultraman berubah menjadi raksasa maka kameraman menggunakan angle ini. Disebut frog eye karena dengan sudut ini maka seperti penglihatan seekor katak.
contoh frog eye (photo & edit by me)

Pergerakan Kamera

Pan ( Right, Left )
- pergerakan kamera kekiri dan kekanan sesuai poros
Tilt Up / Down
- pergerakan kamera naik dan turun sesuai poros
Track In / Out
- pergerakan kamera lurus kedepan / kebelakang
Zoom In / Out
- pergerakan lensa menjauh / mendekati obyek
Follow Shot
- pergerakan kamera mengikuti obyek
Crab Right / Left
- pergerakan kamera geser kekanan / kekiri
Swing Right / Left
- pergerakan kamera lengkung kekanan / kekiri
Ring Shot
- pergerakan kamera memutari obyek
Subjektive Shot
- pergerakan kamera mewakili / menjadi mata obyek
Travelling Shot
- pergerakan kamera berjalan / menyapu semua obyek

JENIS KOMPUTER

Jenis-jenis komputer dibedakan menjadi 4. Yaitu jenis komputer berdasarkan data yang diolah, berdasarkan processor, berdasarkan bentuk fisik, dan berdasarkan penggunaannya. Penjelasan jenis-jenis komputer tersebut dapat dilihat sebagai berikut.


JENIS KOMPUTER BERDASARKAN DATA YANG DIOLAH


1. Komputer Analog

 
Komputer ini merupakan komputer yang digunakan untuk menerima sinyal analog, biasanya digunakan untuk melakukan pengecekan untuk data yang tidak berbentuk angka, karena data yang didapatkan adalah data yang bersifat gelombang. Komputer ini biasanya digunakan untuk mempresentasikan suatu keadaan. Sebagai contoh, komputer ini digunakan untuk melakukan pengecekan suhu, penghitung aliran BBM pada SPBU, mengukur kekuatan cahaya, dan lain-lain. Komputer ini banyak digunakan untuk kegiatan ilmiah.

 2. Komputer Digital
 
Komputer ini merupakan komputer yang kebanyakan yang kita kenal. Data yang diterimanya adalah data yang sudah berupa data digital. Sedangkan fungsinya digunakan untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif dalam bentuk angka, huruf, tanda baca dan lain-lain.

3. Komputer Hybrid 
Merupakan komputer yang memiliki kemampuan dari komputer analog dan komputer digital. Komputer jenis ini diperuntukkan untuk pengolahan data yang sifatnya baik kuantitatif maupun kualitatif, dengan perkataan lain data kuantitatif yang diolah menghasilkan data kualitatifnya dan sebaliknya.
 
KOMPUTER BERDASARKAN PROCESSORNYA

1. Microcontroller

Microcontroller memiliki semua peralatan sebagai sebuah komputer dalam satu chip. Peralatan tersebut diantaranya adalah:
-Pemroses (processing)
-Memori
-Input dan output
Kadangkala pada microcontroller ini beberapa chip digabungkan dalam satu papan rangkaian. Perangkat ini sangat ideal untuk mengerjakan sesuatu yang bersifat khusus, sehingga aplikasi yang diisikan ke dalam komputer ini adalah aplikasi yang bersifat dedicated. Contoh alat ini diantaranya adalah komputer yang digunakan pada mobil untuk mengatur kestabilan mesin, alat untuk pengatur lampu lalu lintas.

2. Microcomputer

Komputer ini khususnya digunakan untuk single-user, biasa disebut juga dengan komputer desktop atau komputer pribadi (personal computer). Komputer ini sudah dirancang sedemikian rupa untuk mampu berinteraksi dengan penggunanya.

3. Engineering Workstation

Komputer ini lebih powerfull apabila dibandingkan dengan komputer pribadi, umumnya komputer ini digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dipakai oleh para ahli teknik dalam melakukan perhitungan dan penyelesaian pekerjaannya. Aplikasi yang digunakan lebih cenderung kepada software yang banyak melakukan berbagai perhitungan, baik secara tiga dimensi, maupun secara matematika lainnya. Contoh aplikasi yang digunakan untuk komputer golongan ini adalah CAD (computer aided design) yang digunakan untuk melakukan perancangan gambar teknik.


4. Super Komputer 

Komputer untuk skala besar. Komputer yang termasuk ke dalam kategori ini adalah komputer mainframe. Pada mesin tersebut dapat diakses beramai-ramai, dan sudah dilengkapi dengan perangkat dan software yang lengkap. Penggunaannya pun adalah untuk pengolahan perhitungan dengan kemampuan yang cukup rumit untuk diselesaikan oleh komputer medium dan small.
Komputer ini merupakan komputer paling bertenaga. Aplikasi yang digunakan biasanya lebih cenderung untuk penelitian ilmiah. Komputer ini biasanya memiliki beberapa prosesor sekaligus untuk menjalankan tugasnya. Superkomputer biasanya unggul dalam kecepataan dari komputer biasa dengan menggunakan desain inovatif yang membuat mereka dapat melakukan banyak tugas secara paralel, dan juga detail sipil yang rumit. Komputer ini biasanya menspesialisasikan untuk penghitungn tertentu, biasanya penghitungan angka, dan dalam tugas umumnya tidak bagus hasilnya.
Superkomputer digunakan untuk tugas penghitungan-intensif seperti prakiraan cuaca, riset iklim (termasuk riset pemanasan global, pemodelan molekul, simulasi fisik (seperti simulasi kapal terbang dalam terowongan angin, simulasi peledakan senjata nuklir, dan riset fusi nuklir), analisikrip, dll. Militer dan agensi sains salah satu pengguna utama superkomputer.

5. Mainframe

Mainframe dapat melayani ratusan penggunanya pada saat yang bersamaan. Komputer ini mirip dengan minicomputer namun lebih besar dan lebih mahal. Penggunaannya umumnya untuk pengolahan data dari suatu divisi atau perusahaan besar, yang membutuhkan pengolahan yang cukup berat.

6. Minicomputer 

Komputer mainframe sangat mahal dan hanya perusahaan besar yang mampu menggunakannya. Untuk membuat komputasi lebih tersedia, dibuat jenis komputer yang lebih kecil dari mainframe yang disebut dengan minicomputer, yang dikembangkan sejak tahun 60-an. Komputer jenis ini digunakan lebih luas daripada mainframe, karena alasan untuk mendapatkan yang tidak lebih mahal dari mainframe, tapi lebih mudah dalam pengoperasian dan pemeliharaan. Sekarang ini istilah minicomputer disamakan dengan server, karena peran utamanya adalah mengkoordinasi suatu jaringan komputer.

7. Personal Computer (PC)

Personal Computer atau PC adalah suatu perangkat komputer yang ditujukan untuk satu pengguna. Perangkatnya terdiri atas CPU, keyboard, monitor, dan mouse. Perangkat-perangkat tersebut dapat diringkas dalam satu meja, tidak terlalu banyak membutuhkan tempat. Komputer jenis ini paling banyak digunakan di berbagai tempat, seperti rumah, sekolah, kantor, dan sebagainya.


JENIS KOMPUTER BERDASARKAN BENTUK FISIKNYA

1. Tower

Tower biasanya ditaruh di samping atau di bawah meja karena ukurannya yang relatif besar, sehingga memenuhi meja. Komputer ini banyak memiliki ruang yang bisa dipakai untuk tempat memasang card tambahan, sehingga bisa ditambahkan dengan berbagai perangkat tambahan.

2. Desktop

Desktop adalah komputer pribadi yang ditujukan untuk penggunaan secara umum di satu lokasi yang berlawanan dengan komputer jinjing atau komputer portabel. Periferal-periferal Desktop seperti tampilan komputer, CPU, dan papan ketik terpisah satu sama lain dan relatif berukuran besar (juga berlawanan dengan periferal pada komputer jinjing yang terintegrasi dan berukuran kecil). Komputer jenis ini dirancang untuk diletakkan dan digunakan di atas meja di rumah atau kantor. Desktop merupakan komputer yang paling terjangkau dan paling umum digunakan.

3. Portable
Portable adalah ukuran komputer yang lebih kecil sehingga mudah dibawa dengan kemampuan yang sama atau lebih powerful. Yang termasuk dalam jenis portable computer adalah Notebook, Laptop, dan handheld computer. Keuntungan utama penggunaan portable computer adalah tidak harus digunakannya pada tempat yang sama sepanjang waktu, karena komputer jenis ini mudah dibawa kemana saja. Komputer Notebook/Laptop cukup muat untuk dimasukkan dalam tas dan dapat dijalankan dengan battery. Dapat juga dihubungkan dengan modem sehingga dapat mengakses LAN atau Internet, Handheld computer didesain untuk dapat diintegrasikan dengan sistem desktop, sehingga peralatan ini dapat dengan mudah mengambil data dan berkomunikasi lewat sambungan telpon.

4. Notebook
Notebook adalah komputer bergerak yang berukuran relatif kecil dan ringan, beratnya berkisar dari 1-6 kg, tergantung ukuran, bahan, dan spesifikasi laptop tersebut.
Sumber daya komputer jinjing berasal dari baterai atau adaptor A/C yang dapat digunakan untuk mengisi ulang baterai dan menyalakan laptop itu sendiri. Baterai laptop pada umumnya dapat bertahan sekitar 1 hingga 6 jam sebelum akhirnya habis, tergantung dari cara pemakaian, spesifikasi, dan ukuran baterai.
Sebagai komputer pribadi, laptop memiliki fungsi yang sama dengan komputer destop pada umumnya. Komponen yang terdapat di dalamnya sama persis dengan komponen pada destop, hanya saja ukurannya diperkecil, dijadikan lebih ringan, lebih tidak panas, dan lebih hemat daya. Komputer jinjing kebanyakan menggunakan layar LCD (Liquid Crystal Display) berukuran 10 inci hingga 17 inci tergantung dari ukuran laptop itu sendiri. Selain itu, papan ketik yang terdapat pada laptop juga kadang-kadang dilengkapi dengan papan sentuh yang berfungsi sebagai “pengganti” tetikus. Papan ketik dan tetikus tambahan dapat dipasang melalui soket USB maupun PS/2 jika tersedia.
Berbeda dengan komputer destop, komputer jinjing memiliki komponen pendukung yang didesain secara khusus untuk mengakomodasi sifat komputer jinjing yang portabel. Sifat utama yang dimiliki oleh komponen penyusun laptop adalah ukuran yang kecil, hemat konsumsi energi, dan efisien. Komputer jinjing biasanya berharga lebih mahal, tergantung dari merek dan spesifikasi komponen penyusunnya, walaupun demikian harga komputer jinjing pun semakin mendekati destop seiring dengan semakin tingginya tingkat permintaan konsumen.

5. Subnotebook
Ukuran subnotebook berada diantara notebook dan palmtop. Ukuran subnotebook ini bisa lebih kecil dari laptop karena pada komputer jenis ini ada sebagian perangkat yang tidak dipasang.

6. Palmtop
Palmtop adalah komputer yang bisa digenggam. Ukurannya sangat kecil jika dibandingkan dengan komputer lainnya. Komputer jenis ini juga sering disebut dengan handheld computer, Karena bisa digenggam tangan.


KOMPUTER BERDASARKAN PENGGUNAANNYA

1. Special Purpose Computer
 

Special purpose computer berarti komputer untuk keperluan khusus. Komputer ini dirancang hanya untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Perangkat yang ada pada komputer ini, baik komponen input, output, pemroses serta softwarenya telah dirancang untuk keperluan tersebut. Biasanya software yang mengendalikan proses sudah berada langsung pada sistem. Contoh dari Special Purpose Computer ini adalah komputer yang digunakan untuk kasir pada supermarket.

2. General Purpose Computer
 

Merupakan komputer yang dibuat untuk keperluan secara umum, sehingga komputer tersebut dapat digunakan untuk mengerjakan berbagai macam pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan usernya. Personal Computer merupakan salah satu contoh dari kategori ini.



KOMPUTER BERDASARKAN SKALA KEMAMPUANNYA

Berikut ini kategori komputer yang dilihat berdasarkan kemampuannya untuk memproses, baik dalam melayani user, pemrosesan aplikasi, dan kemampuan untuk melaksanakan tugas dalam banyak hal sekaligus pada saat bersamaan.

1. Small Scale Computer
Komputer skala kecil, merupakan komputer yang memiliki kemampuan proses dalam jumlah kecil. Komputer yang termasuk ke dalam kategori ini adalah komputer desktop atau komputer pribadi yang umumnya digunakan oleh satu orang pada satu saat.
2. Medium Scale Computer
Komputer untuk skala menengah. Komputer yang termasuk ke dalam kategori ini adalah komputer mini, yang biasanya melayani penggunanya pada dumb terminal .

3. Large Scale Computer

CARA KERJA WIRELESS ALARM



CARA KERJA
SECURITY-INTELLIGENCE-ALARM-SYSTEM



Sensor gerak dan sensor magnet mendeteksi pencuri, alarm akan membunyikan sirine dan juga akan menghubungi 5 nomor telepon yang sudah di simpan di unit utama.

Pengaktifan alarm ini selain melalui remote control juga bisa dilakukan dengan HP. Hal yang dapat di lakukan melalui HP:
1. Mengaktifkan sistem alarm
2. Menonaktifkan sistem alarm
3. Men-trigger (membunyikan) sirine
4. Mendengarkan suara di dalam lokasi


CARA KERJA SETIAP ALAT:

MAGNETIC DOOR CONTACT (SENSOR PINTU / JENDELA):
SISTEM-ALARM-RUMAH    JUAL-ALARM-RUMAH
Sensor ini dipasang di pintu ataupun jendela, cara kerja alat ini adalah apabila pintu atau jendela membuka, maka sistem alarm akan berbunyi.
Sensor ini bekerja dengan tenaga baterai, dan setiap 6 bulan sekali diganti.Harga baterai hanya Rp.4000 dan dapat ditemukan di setiap toko cuci cetak film, karena sebenarnya baterai sensor ini sama dengan baterai remote, dengan tipe 23 A
Sensor ini tanpa kabel, sehingga pemasangannya sangat mudah dan fleksibel.
Pemasangan hanya menggunakan super double tape yang telah disediakan, apabila diperlukan ditambahkan sekrup

SONAR INFRARED MOTION CENSOR (SENSOR GERAK):
KEAMANAN
Sensor ini akan mendeteksi pergerakan suhu tubuh manusia, sedangkan kucing, anjing, dan benda lain tidak akan dideteksi. Sensor ini dilengkapi dengan sonar.

Cukup memasang 1 sensor ini untuk 1 ruangan besar (8 x 6 meter).

Daya jangkau sensor:
- 8 meter dari sensor dengan sudut kiri kanan 135 derajat dan sudut atas bawah (vertikal) 45 derajat

Jarak wireless sensor ini dari unti utama = 500 meter
Sensor ini bekerja dengan tenaga baterai kotak 9 volt, dan setiap 6 bulan sekali diganti.
Bahkan sensor ini dapat diletakkan di dalam mobil yang diparkir di luar rumah, sehingga saat ada pencuri membuka mobil, sirine di rumah akan berbunyi dan menghubungi telpon anda.

Sensor ini tanpa kabel, sehingga pemasangannya sangat mudah dan fleksibel.
UNIT UTAMA:
WIRELESS-ALARM
Alat ini dapat menyimpan 5 nomor telepon yang akan dihubungi saat terjadi pencurian. Pada saat terjadi pencurian kita dapat mengetahui melalui telp:
- pintu atau jendela mana yang dimasuki oleh pencuri
- kita bisa mendengar suara di dalam rumah tersebut karena ada mic di unit utamanya, sehingga kita dapat memastikan bahwa ada gangguan di rumah/kantor kita
- kita dapat mengaktifkan dan mematikan alarm lewat HP kita

Saat line telpon rumah anda diputus pencuri, maka sirine akan langsung berbunyi.
Saat power lost (listrik padam), baterai back up akan menggantikan supply daya alarm ini
Di alat ini terdapat : alat perekam, mic, baterai back up
Melalui HP kita dapat mematikan dan mengaktifkan alarm
Cara:
1. Hubungi nomor yang dihubungkan ke alarm
2. Masukkan password
3. Tekan tombol 3 di hp untuk mengaktifkan alarm dan 5 untuk menonaktifkan

REMOTE:
ALARM-TANPA-KABEL
Setiap paket pembelian mendapatkan 2 buah remote yang berfungsi untuk mematikan dan menyalakan alarm.
Di remote ini terdapat "emergency call" yang berfungsi untuk menghubungi pemilik alarm tanpa membunyikan sirine pada saat dalam keadaan bahaya.
Saat tombol ini ditekan, maka pemilik alarm dapat mendengar segala suara yang terdapat dilokasi
Contoh pemakaian:
1. Pada perampok menghunuskan senjata ke kasir, kasir menekan tombol "emergency call", sehingga pemilik toko dapat mendengar suara perampokan di toko nya
2. Apabila remote ini dibawa oleh orang tua, maka saat orang tua jatuh, dapat menekan tombol "emergency call", sehingga pemilik toko dapat mendengar suara teriakan minta pertolongan dari orang tua tersebut
SIRINE :
ALARM-PABRIK
SIRINE ini berkekuatan 150 DB dan dapat terdengar dalam radius 1000 M.
BATERAI BACK UP:
ALAT-PEREKAM
Baterai ini akan menggantikan supply listrik apabila terjadi pemadaman listrik.
PEMASANGAN:
Pemasangan sistem alarm ini sangat mudah, karena tidak terdapat kabel, hanya menghubungkan main unit dengan listrik dan line telkom.
Keseluruhan proses pemasangan = 1 jam
Garansi main unit 1 tahun

TAMBAHAN ALAT (APABILA TIDAK MEMPUNYAI FIXED LINE TELKOM)

GSM MODULATOR
SENSOR-PINTU    SENSOR-BAYANGAN
Apabila tidak ada line telpon dapat menggunakan GSM modulator
Alat ini membantu alarm dapat berfungsi dengan GSM sim card.